Assalamu'alaikum...
Setelah sebelumnya saya posting mengenai overview Internet Marketing. hari ini saya mau posting sekilas, langkah apa saja yang harus dilakukan untuk memulai bisnis online ini.
Poin pertama adalah, tentukan terlebih dahulu source of income (sumber penghasilan) apa yang akan kita jalankan, apakah itu PPS, PPC, jual produk sendiri atau yang lainnya. Pilihannya adalah sesuaikan dengan kondisi kita, mana yang lebih nyaman menurut kita untuk dijalankan.
Setelah kita tentukan source of income, selanjutnya adalah menentukan traffic generation (cara promosi) yang akan digunakan. Pilihlah salah satu cara promosi yang menurut kita paling nyaman untuk kita jalankan, baik itu email marketing, SEO, social media marketing,dsb. Jadi pada intinya seperti yang saya ungkapkan di postingan sebelumnya, kita harus mengawinkan antara sumber penghasilan dengan cara promosi.Yang pasti apapun yang kita jalankan harus tetap FOKUS. Fokus ini yang sulit untuk dipertahankan!. But you have to Focus, Focus, Focus, Focus and Focus. Ini pesan dari Bu Guru di sekolah.
Setelah merasa yakin dengan pilihan yang sudah ditentukan, Lakukan langkah di bawah ini :
1. Tentukan Ide Bisnis Kamu
Mulai cari ide bisnis apa yang akan kita fokuskan. Pesan dari Bu Guru, lebih baik lagi jika ide bisnis tersebut "lebih spesifik". Contoh : Jika kita punya ide bisnis tentang "makanan", maka buatlah menjadi lebih spesifik seperti : makanan bayi, macam - macam makanan ringan, makanan untuk diet, dsb.
2. Riset Produk yang Akan Dijual
(Untuk kamu yang mengikuti program affiliate). Cari / riset produk jenis apa yang akan kita jual sesuai dengan ide bisnis yang sudah dibuat. Jika produk berupa intangible seperti ebook, software, club keanggotaan atau yang lainnya, lakukan analisa lebih dalam. Misal : apakah banyak affiliate/online marketer yang menjualnya, apakah banyak atau tidak pembeli yang meminta uangnya kembali, lihat harga produk tersebut, berapa persentase merchant/vendor memberikan komisi kepada kita dan review news letternya apakah professional atau tidak. Point - point tersebut dapat diriset menggunakan tools berbayar.
3. Mulai Riset Kata Kunci (Keywords)
Saatnya tentukan kata kunci yang akan kita gunakan. Karena dalam internet marketing kata kunci = pasar dan setiap kata kunci yang berbeda memiliki pasar yang berbeda pula. Misal : kata kunci "chocolate" memiliki pasar yang berbeda dengan "black chocolate", "white chocolate", "chocolate cake", dsb. Riset kata kunci disini dapat menggunakan Adwords Keyword Tool.
Kata kunci merupakan pondasi dalam bisnis online, jika kata kunci yang
kita bidik tidak tepat maka bisnis online kita gak akan jalan alias
nihil. So, kita musti serius ngerjainnya.
4. Riset Kompetisi dari Keywords yang Dipilih
Setelah kita riset kata kunci dari produk yang dipilih, selanjutnya riset seberapa ketat kompetisi dari kata kunci tersebut. Kita harus bisa mencari kata kunci yang banyak dicari tetapi sedikit persaingannya. Hal ini harus dilakukan agar kita mendapatkan rangking di search engine seperti Google. Karena dengan rangking teratas (minimal masuk 2 halaman depan Google), traffic akan datang dan berpotensi terjadinya penjualan jika produk yang kita tawarkan tepat.
Setelah kita punya kata kunci yang oke, lakukan langkah berikutnya, yaitu :
5. Siapkan Domain dan Hosting
6. Buat Konten yang Berkualitas
7. Online kan Website kita
8. Promosikan deh!
Point 5 - 8 belum saya uraikan, mudah-mudahan di postingan selanjutnya bisa saya jelaskan sekilas.
Hmm,, oke deh sampai disini dulu sharing saya, semoga bermanfaat. Silahkan jika ada saran atau tambahan yang lebih jelas lagi.
Warm Regards
Ratu
Yuuukk, Belajar Internet Marketing. Klik Aja Disini !!!
Rabu, 10 Oktober 2012
Selasa, 09 Oktober 2012
Sekilas Tentang Internet Marketing (IM)
Hari ini saya mau review apa yang sudah saya baca dan pelajari, yaitu sekilas mengenai "Internet Marketing (IM)".
Secara garis besar internet marketing terbagi dalam dua bagian :
1. Source of Income (Sumber Penghasilan)
2. Traffic Generation (Cara Promosi)
Hmm... sama halnya di dunia offline. Kalau mau 'usaha' kita harus punya dulu apa yang dapat kita jadikan 'sumber penghasilan' untuk bisa menghasilkan uang, boleh dalam bentuk jasa, barang, makanan, dsb. Setelah kita punya 'sesuatu' itu, selanjutnya adalah bagaimana agar 'sesuatu' yang kita punya itu dapat menghasilkan keuntungan, yaaa caranya adalah kita harus bisa jual, bagaimana agar bisa terjual, maka kita harus punya cara agar orang tahu apa yang sedang kita jual itu sehingga dapat terjadi transaksi jual - beli. disitulah kita harus cari caranya yaitu 'promosi'.
Begitu juga dalam dunia online, untuk bisa menghasilkan uang maka kunci utamanya adalah kita harus mengkawinkan antara Source of Income (sumber penghasilan) dengan Traffic Generation (cara promosi).
Sumber Penghasilan dalam dunia online secara garis besar terdiri dari 5 bagian, yaitu :
1. PPS (Pay Per Sale)
Adalah program affiliate yang dimana vendor/merchant (yang memiliki produk/jasa) akan memberikan % komisi kepada kita sebagai online marketer/affiliate jika terjadi pembelian jasa/produk tersebut.
Contoh : Amazon.com
2. PPC (Pay Per Click)
Adalah program affiliate yang memberikan komisi berdasarkan klik pada iklan.
Contoh : Google Adsense
3. PPL (Pay Per Lead)
Program affilate yang memberikan komisi berdasarkan data pelanggan yang affiliate/online marketer berikan.
Contoh : banyak perusahaan asuransi yang membutuhkan data pelanggan yang membutuhkan asuransi.
4. Menjual Produk Sendiri
Tentu saja ini kita bisa menjual produk sendiri dalam bentuk apapun, baik yang tangible (sepatu, snack, baju, tas, jam tangan, dll) dan intangible (ebook, software, jasa, video training, dll).
5. Online Auction (Pelelangan)
Pelelangan.
Contoh : ebay
Nah,, traffic generation atau "cara promosi" yang biasa digunakan,diantaranya adalah :
1. Pay Per Click Advertising
Kita bisa membeli iklan dengan membayar setiap klik yang dikirimkan oleh vendor iklan. Misal : Google Adwords.
2. Search Engine Optimization (SEO)
Mengoptimalkan situs kita agar berada di rangking atas search engine (misal Google) untuk menjaring traffic yang banyak.
3. Email Marketing
Memberikan email promosi, news letter, dll secara periodik atas dasar persetujuan si pemilik email. Bukan spam yaaa..
4. Social Media Marketing
Kita bisa promosi di social media marketing seperti facebook, twitter, pinterest,dll.
5. Mobile Advertising
Salah satu jalan untuk menjaring massa online yaitu melalui mobile Advertising seperti Admob.com
Hmm,,, segitu dulu kali yaaa review hari ini, maaf kalau masih ada yang kurang gamblang, maklum namanya juga masih belajar. Dipersilahkan jika ingin menambahkan atau mengkoreksi hasil catatan saya ini, kita sharing aja..
Oke deh c u next review..
Warm Regards,
Ratu
Ingin Belajar Internet Marketing ???, Klik Aja!
Secara garis besar internet marketing terbagi dalam dua bagian :
1. Source of Income (Sumber Penghasilan)
2. Traffic Generation (Cara Promosi)
Hmm... sama halnya di dunia offline. Kalau mau 'usaha' kita harus punya dulu apa yang dapat kita jadikan 'sumber penghasilan' untuk bisa menghasilkan uang, boleh dalam bentuk jasa, barang, makanan, dsb. Setelah kita punya 'sesuatu' itu, selanjutnya adalah bagaimana agar 'sesuatu' yang kita punya itu dapat menghasilkan keuntungan, yaaa caranya adalah kita harus bisa jual, bagaimana agar bisa terjual, maka kita harus punya cara agar orang tahu apa yang sedang kita jual itu sehingga dapat terjadi transaksi jual - beli. disitulah kita harus cari caranya yaitu 'promosi'.
Begitu juga dalam dunia online, untuk bisa menghasilkan uang maka kunci utamanya adalah kita harus mengkawinkan antara Source of Income (sumber penghasilan) dengan Traffic Generation (cara promosi).
Sumber Penghasilan dalam dunia online secara garis besar terdiri dari 5 bagian, yaitu :
1. PPS (Pay Per Sale)
Adalah program affiliate yang dimana vendor/merchant (yang memiliki produk/jasa) akan memberikan % komisi kepada kita sebagai online marketer/affiliate jika terjadi pembelian jasa/produk tersebut.
Contoh : Amazon.com
2. PPC (Pay Per Click)
Adalah program affiliate yang memberikan komisi berdasarkan klik pada iklan.
Contoh : Google Adsense
3. PPL (Pay Per Lead)
Program affilate yang memberikan komisi berdasarkan data pelanggan yang affiliate/online marketer berikan.
Contoh : banyak perusahaan asuransi yang membutuhkan data pelanggan yang membutuhkan asuransi.
4. Menjual Produk Sendiri
Tentu saja ini kita bisa menjual produk sendiri dalam bentuk apapun, baik yang tangible (sepatu, snack, baju, tas, jam tangan, dll) dan intangible (ebook, software, jasa, video training, dll).
5. Online Auction (Pelelangan)
Pelelangan.
Contoh : ebay
Nah,, traffic generation atau "cara promosi" yang biasa digunakan,diantaranya adalah :
1. Pay Per Click Advertising
Kita bisa membeli iklan dengan membayar setiap klik yang dikirimkan oleh vendor iklan. Misal : Google Adwords.
2. Search Engine Optimization (SEO)
Mengoptimalkan situs kita agar berada di rangking atas search engine (misal Google) untuk menjaring traffic yang banyak.
3. Email Marketing
Memberikan email promosi, news letter, dll secara periodik atas dasar persetujuan si pemilik email. Bukan spam yaaa..
4. Social Media Marketing
Kita bisa promosi di social media marketing seperti facebook, twitter, pinterest,dll.
5. Mobile Advertising
Salah satu jalan untuk menjaring massa online yaitu melalui mobile Advertising seperti Admob.com
Hmm,,, segitu dulu kali yaaa review hari ini, maaf kalau masih ada yang kurang gamblang, maklum namanya juga masih belajar. Dipersilahkan jika ingin menambahkan atau mengkoreksi hasil catatan saya ini, kita sharing aja..
Oke deh c u next review..
Warm Regards,
Ratu
Ingin Belajar Internet Marketing ???, Klik Aja!
Senin, 08 Oktober 2012
Tetap Menulis dan Mulai Belajar
Alhamdulillah,,,
Sudah lama juga ga posting lagi di blog lama ini.
Dengan Semangat Baru (insyaallah) saya ingin terus menulis. Karena teringat pesan Bapak saya "Jangan pernah berhenti Menulis!, apapun itu!". Ya, jangan pernah berhenti!!!.
Selagi masih bisa dan mampu untuk menuangkan ide - ide atau hanya sekedar cerita sehari - hari tidak mengapa, yang penting Keep Write !. Karena dengan tulisanlah akan menjadi pengikat semua ilmu, pengalaman dan hikmah yang pernah kita dapatkan sehingga bisa menjadi manfaat untuk orang lain.
Mulai saat ini (Oktober 2012) blog saya yang satu ini akan saya isi dengan catatan - catatan selama saya belajar di Sekolah Internet Marketing. Karena saya sedang mempelajari apa itu internet marketing dan sangat ingin menjadi internet marketer professional seperti Bu Guru saya di "Sekolah".
Salah satu metode belajar yang akan saya gunakan adalah "balik ka baheula", alias kembali seperti dulu, masa2 saya masih sekolah atau kuliah, yaitu :
1. Pelajari Materinya
2. Praktekkan
3. Tuliskan kembali apa yang sudah dipraktekkan (posting di blog ini)
Tujuannya adalah agar saya tidak lupa dengan apa yang sudah saya pelajari dan praktekkan serta bisa berbagi dengan orang banyak. Sharing dengan banyak orang yang sudah banyak pengalaman maupun yang masih nubie seperti saya.
Saya baru bergabung dengan Sekolah Internet Marketing ini, awal bulan September 2012 kemarin. Semoga dengan tetap BELAJAR, FOKUS dan PRAKTEK dapat membuahkan hasil yang luar biasa!.
Dengan visi dan semua target yang udah saya buat, semoga ikhtiar ini menjadi salah satu proses menuju puncak kesuksesan!. Harapan kedepannya adalah ingin membahagiakan orang tua, orang-orang yang saya sayangi dan bisa membantu banyak orang.
Karena betapa akan sangat bahagia jika melihat orang - orang yang kita sayangi selalu tersenyum bahagia, penuh dengan rasa syukur dan cinta.
Ya Allah,,,bimbinglah hamba untuk menjadi lebih baik dari hari ini.
Saya YAKIN PASTI BISA!
Saya TIDAK Takut GAGAL!
Saya PASTI SUKSES!
Warm Regards,
Ratu
Minggu, 30 Agustus 2009
Studi Kelayakan untuk Bisnis Baru
Untuk memulai usaha tidak hanya mengandalkan feeling dan insting saja, tetapi dibutuhkan data dan analisa yang komprehensif untuk mengambil konsekwensi dalam jangka panjang dan hal-hal yang berdampak pada finansial. Maka dari itu perlu dilakukan studi kelayakan.
Alasan perlunya studi kelayakan :
1.Untuk dapat menarik investor
2.Untuk melihat jika ide bisnis tersebut akan menguntungkan
3.Untuk mempelajari pasarnya
4.Untuk menjaga keamanan data yang ditanamkan
5.Untuk menentukan sejumlah dana yang dibutuhkan
6.Untuk dapat memonitor bisnis tersebut
7.Untuk dapat melihat rencana pengembangan usaha
Elemen yang akan dikaji dalam studi kelayakan adalah :
1.Analisa kondisi pasar dan competitors
2.Deskripsi produk serta pelayanan yang ditawarkan
3.Peralatan yang dibutuhkan
4.Rencana lokasi
5.Sejumlah dana yang dibutuhkan dan sumbernya
6.Perkiraan analisis financial
7.Target ke depan
Aspek pasar meerupakan salah satu aspek terpenting yang dijadikan fokus dalam membuat bisnis baru, karena proyek bisnis bisa berhasil karena adanya permintaan terhadap barang atau jasa.
Untuk menganalisisnya pun diperlukan data kualitatif dan kuantitatif untuk melihat trend dan kecenderungan customers, yang perlu diperhatikan dalam pasar antara lain :
1.Customers
2.Competitions
Proyek bisnis dikatakan sehat jika dapat meberikan keuntungan dan dapat memenuhi kewajiban finansial.
Alasan perlunya studi kelayakan :
1.Untuk dapat menarik investor
2.Untuk melihat jika ide bisnis tersebut akan menguntungkan
3.Untuk mempelajari pasarnya
4.Untuk menjaga keamanan data yang ditanamkan
5.Untuk menentukan sejumlah dana yang dibutuhkan
6.Untuk dapat memonitor bisnis tersebut
7.Untuk dapat melihat rencana pengembangan usaha
Elemen yang akan dikaji dalam studi kelayakan adalah :
1.Analisa kondisi pasar dan competitors
2.Deskripsi produk serta pelayanan yang ditawarkan
3.Peralatan yang dibutuhkan
4.Rencana lokasi
5.Sejumlah dana yang dibutuhkan dan sumbernya
6.Perkiraan analisis financial
7.Target ke depan
Aspek pasar meerupakan salah satu aspek terpenting yang dijadikan fokus dalam membuat bisnis baru, karena proyek bisnis bisa berhasil karena adanya permintaan terhadap barang atau jasa.
Untuk menganalisisnya pun diperlukan data kualitatif dan kuantitatif untuk melihat trend dan kecenderungan customers, yang perlu diperhatikan dalam pasar antara lain :
1.Customers
2.Competitions
Proyek bisnis dikatakan sehat jika dapat meberikan keuntungan dan dapat memenuhi kewajiban finansial.
Kamis, 20 Agustus 2009
Organik Tidak Lebih Sehat
London - Makana organik ternnyata tak memiliki manfaat kesehatan maupun nutrisi yang lebih tinggi daripada makanan yang diproduksi secara konvensional. Kesimpulan hasil studi terbaru sejumlah ilmuwan Inggris yang dipublikasikan pertengahan pecan lalu itu langsung dibantah para pendukung makanan organic.
Ilmuwan dari London School of Hygiene & Tropical Medicine mengatakan konsumen membayar harga yang jauh lebih tinggi untuk makanan organic karena dianggap bermanfaat bagi kesehatan. Meningkatnya minat untuk hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran organic telah menciptakan pasar organic global yang nilainnya diperkirakan mencapai US$ 48 miliar pada 2007.
Meski demikian, hasil peninjauan sistematis terhadap 162 makalah ilmiah yang dipublikasikan dalam literatur ilmiah selama 50 tahun terakhir tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara produk organik dan konvensional. “Ada sedikit perbedaan dalam nutrisi yang terkandung dalam bahan makanan yang diproduksi secara organik dan konvensional, tapi itu tampaknya tidak relevan dengan kesehatan publik,” kata Alan Dangour, salah seorang peneliti yang terlibat dalam tim itu.”Review yang kami lakukan mengindikasikan tak ada bukti kuat bahwa produk pangan organik memiliki nutrisi jauh lebih baik dibanding produk konvensional.”
Hasil riset yang didukung oleh Food Standards Agency, badan pengawas makanan pemerintah Inggris, itu dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutritions.
Peter Melchett, Direktur Kebijakan Soil Association, salah seorang tokoh yang mempromosikan pertanian organic, amat kecewa atas kesimpulan itu. Dia mengecam metodologi studi yang menggolongkan sejumlah manfaat nutrisi bahan pangan organik dalam kategori “tidak penting”. Apalagi penelitian yang menilai efek jangka panjang pestisida terhadap kesehatan manusia amat minim.
Terlepas dari penelitian tersebbut, angka penjualan bahan pangan organic telah merosot tajam di sejumlah pasar, termasuk di Inggris. Penurunan angka penjualan makanan organik tersebut dipicu oleh gelombang resesi sehingga konsumen membatasi pembelian.
April lalu, Soil Association mengatakan pertumbuhan penjualan produk organik di Inggris melemah hingga 1,7 persen pada 2008, jauh di bawah rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan 26 persen selama satu decade lalu.
Koran TEMPO
Selasa, 4 Agustus 2009
Ilmuwan dari London School of Hygiene & Tropical Medicine mengatakan konsumen membayar harga yang jauh lebih tinggi untuk makanan organic karena dianggap bermanfaat bagi kesehatan. Meningkatnya minat untuk hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran organic telah menciptakan pasar organic global yang nilainnya diperkirakan mencapai US$ 48 miliar pada 2007.
Meski demikian, hasil peninjauan sistematis terhadap 162 makalah ilmiah yang dipublikasikan dalam literatur ilmiah selama 50 tahun terakhir tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara produk organik dan konvensional. “Ada sedikit perbedaan dalam nutrisi yang terkandung dalam bahan makanan yang diproduksi secara organik dan konvensional, tapi itu tampaknya tidak relevan dengan kesehatan publik,” kata Alan Dangour, salah seorang peneliti yang terlibat dalam tim itu.”Review yang kami lakukan mengindikasikan tak ada bukti kuat bahwa produk pangan organik memiliki nutrisi jauh lebih baik dibanding produk konvensional.”
Hasil riset yang didukung oleh Food Standards Agency, badan pengawas makanan pemerintah Inggris, itu dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutritions.
Peter Melchett, Direktur Kebijakan Soil Association, salah seorang tokoh yang mempromosikan pertanian organic, amat kecewa atas kesimpulan itu. Dia mengecam metodologi studi yang menggolongkan sejumlah manfaat nutrisi bahan pangan organik dalam kategori “tidak penting”. Apalagi penelitian yang menilai efek jangka panjang pestisida terhadap kesehatan manusia amat minim.
Terlepas dari penelitian tersebbut, angka penjualan bahan pangan organic telah merosot tajam di sejumlah pasar, termasuk di Inggris. Penurunan angka penjualan makanan organik tersebut dipicu oleh gelombang resesi sehingga konsumen membatasi pembelian.
April lalu, Soil Association mengatakan pertumbuhan penjualan produk organik di Inggris melemah hingga 1,7 persen pada 2008, jauh di bawah rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan 26 persen selama satu decade lalu.
Koran TEMPO
Selasa, 4 Agustus 2009
Selasa, 16 Juni 2009
Air Mineral vs Minuman Isotonik
seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, menuntut individu untuk harus selalu aktif. dengan beragam aktivitas yang tiada henti muncullah kebutuhan akan makanan dan minuman yang dapat mendukung aktivitas agar tubuh dapat mengimbanginya. kini tututan akan makanan dan minuman sehat dan bergizi semakin tinggi. khusus untuk minuman hal ini nampak dengan menjamurnya minuman-minuman sehat, seperti minuman sport drink.
pada awalnya minuman hanya dipandang sebagai pelepas dahaga saja, namun saat ini dilihat pula manfaat kesehatan yang akan diperoleh dari minuman tersebut. seperti halnya minuman isotonik (sport drink). minuman isotonik disefinisikan sebagai minuman yang mengandung karbohidrat (monosakarida, disakarida dan terkadang maltodekstrin) dengan konsentrasi 6-9 % (berat/volume) dan mengandung sejumlah kecil mineral (elektrolit), seperti natrium, kalium, klorida, posfat serta fruit flavor (Murray dan Stofan, 2001).
komponen utama dari minuman isotonik adalah air sebagai pengganti cairan tubuh, karbohidrat sebagai penyuplai energi "siap saji" dan mineral sebagai pengganti elektrolit tubuh yang hilang. sedangkan maksud penambahan flavor hanya untuk menarik konsumen saja agar mau mengkonsumsi minuman isotonik.
minuman isotonik atau sport drink diformulasi untuk memberi manfaat berguna bagi tubuh, diantaranya untuk mendorong konsumsi cairan secara sukarela, menstimulir penyerapan cairan secara cepat, menyediakan karbohidrat untuk meningkatkan performance, menambah respon fisiologis serta untuk rehidrasi yang cepat.
setiap harinya manusia membutuhkan asupan air mineral minimal 2 liter per orang. sedangkan kehilangan air biasanya sekitar 2-3 liter per hari untuk individu yang tinggal di iklim tropis, dengan 50 % dari total kehilangan berupa urin.
untuk mengatasi kehilangan cairan adalah dengan minum, seperti minum air putih. namun, yang menjadi persoalan adalah kapasitas rehidrasi air putih berbeda dengan minuman isotonik. rehidrasi adalah kemampuan untuk mengembalikan cairan tubuh dalam keadaan normal. setelah 2 jam masa pemulihan terdapat perbedaan rehidrasi dari orang yang diberi minum dengan air putih dan minuman isotonik. orang yang diberi minuman isotonik kecepatan rehidrasinya paling tinggi (mencapai 73 %) sedangkan yang diberi air putih hanya mencapai 65 %. jadi minuman isotonik tidak hanya sekedar minum saja tapi juga memiliki manfaat untuk tubuh.
pada awalnya minuman hanya dipandang sebagai pelepas dahaga saja, namun saat ini dilihat pula manfaat kesehatan yang akan diperoleh dari minuman tersebut. seperti halnya minuman isotonik (sport drink). minuman isotonik disefinisikan sebagai minuman yang mengandung karbohidrat (monosakarida, disakarida dan terkadang maltodekstrin) dengan konsentrasi 6-9 % (berat/volume) dan mengandung sejumlah kecil mineral (elektrolit), seperti natrium, kalium, klorida, posfat serta fruit flavor (Murray dan Stofan, 2001).
komponen utama dari minuman isotonik adalah air sebagai pengganti cairan tubuh, karbohidrat sebagai penyuplai energi "siap saji" dan mineral sebagai pengganti elektrolit tubuh yang hilang. sedangkan maksud penambahan flavor hanya untuk menarik konsumen saja agar mau mengkonsumsi minuman isotonik.
minuman isotonik atau sport drink diformulasi untuk memberi manfaat berguna bagi tubuh, diantaranya untuk mendorong konsumsi cairan secara sukarela, menstimulir penyerapan cairan secara cepat, menyediakan karbohidrat untuk meningkatkan performance, menambah respon fisiologis serta untuk rehidrasi yang cepat.
setiap harinya manusia membutuhkan asupan air mineral minimal 2 liter per orang. sedangkan kehilangan air biasanya sekitar 2-3 liter per hari untuk individu yang tinggal di iklim tropis, dengan 50 % dari total kehilangan berupa urin.
untuk mengatasi kehilangan cairan adalah dengan minum, seperti minum air putih. namun, yang menjadi persoalan adalah kapasitas rehidrasi air putih berbeda dengan minuman isotonik. rehidrasi adalah kemampuan untuk mengembalikan cairan tubuh dalam keadaan normal. setelah 2 jam masa pemulihan terdapat perbedaan rehidrasi dari orang yang diberi minum dengan air putih dan minuman isotonik. orang yang diberi minuman isotonik kecepatan rehidrasinya paling tinggi (mencapai 73 %) sedangkan yang diberi air putih hanya mencapai 65 %. jadi minuman isotonik tidak hanya sekedar minum saja tapi juga memiliki manfaat untuk tubuh.
Selasa, 09 Juni 2009
ADA APA ???
ketika tugas-tugas sudah menumpuk,,,
akhirnya bingung deh apa dulu yang harus dikerjain ???
ada seorang teman memberikan tips yang menurutku ok juga
rencanakan sebelumnya, tentukan prioritas, do it !!! dan yang pasti be your self
(begitu katanya,,)
disitulah salahnya aku tidak menentukan prioritas
kenapa tidak ada prioritas ? karena gak ada rencana sama sekali
kenapa tak membuat rencana ???
karena kebiasaan burukku yang selalu menunda-nunda pekerjaan
akhirnya kena batunya juga deh,,,
hhhmmm,,,
pelajaran pertama,,,
apa yang harus aku kerjakan ???
buatlah list tentang tugas2 kamu (misalnya dalam seminggu ini)
setelah dibuat list, tentukan skala prioritas
dari sekian banyak hal yang harus kamu kerjakan
pilihlah apa yang menjadi prioritas kamu
urutkan dari mulai prioritas pertama hingga terakhir
selama membuat skala prioritas pertimbangkan
urgensi tugas, deadline dan efektivitas waktu
setelah selesi,,,
ayo lakukan !!!
jangan menunggu "nanti, sebentar lagi atau kata2 menunda lainnya"
dan yang terpenting just be your self !!!
"semua ini untuk mengingatkan aku yang selalu berantakan dalam memanage tugas2 dan waktu"
so,,menurut kamu masih ada yang kurang ga ya ???
mmm,,,
ditunggu masukannya,,,
akhirnya bingung deh apa dulu yang harus dikerjain ???
ada seorang teman memberikan tips yang menurutku ok juga
rencanakan sebelumnya, tentukan prioritas, do it !!! dan yang pasti be your self
(begitu katanya,,)
disitulah salahnya aku tidak menentukan prioritas
kenapa tidak ada prioritas ? karena gak ada rencana sama sekali
kenapa tak membuat rencana ???
karena kebiasaan burukku yang selalu menunda-nunda pekerjaan
akhirnya kena batunya juga deh,,,
hhhmmm,,,
pelajaran pertama,,,
apa yang harus aku kerjakan ???
buatlah list tentang tugas2 kamu (misalnya dalam seminggu ini)
setelah dibuat list, tentukan skala prioritas
dari sekian banyak hal yang harus kamu kerjakan
pilihlah apa yang menjadi prioritas kamu
urutkan dari mulai prioritas pertama hingga terakhir
selama membuat skala prioritas pertimbangkan
urgensi tugas, deadline dan efektivitas waktu
setelah selesi,,,
ayo lakukan !!!
jangan menunggu "nanti, sebentar lagi atau kata2 menunda lainnya"
dan yang terpenting just be your self !!!
"semua ini untuk mengingatkan aku yang selalu berantakan dalam memanage tugas2 dan waktu"
so,,menurut kamu masih ada yang kurang ga ya ???
mmm,,,
ditunggu masukannya,,,
Langganan:
Postingan (Atom)